hide

Read Next

Kerinduan Segala Zaman Bab-12 Pencobaan

Diskusi Bab-12 Pencobaan

Audiobook Bab-12 Pencobaan

Bab-12 PENCOBAAN

Mission X dan Running Man : Strategi (Perusahaan) Indonesia Demi Mencapai Progresivitas Ekonomi

On Sui Generis

Sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, kemerdekaan dalam memperoleh informasi benar-benar membawa Indonesia pada suatu babak yang baru. Media seakan terlepas dari belenggu jeratan yang selama masa Orde Baru mengikat dan mendiktenya. Melalui media, masyarakat dapat memenuhi keinginan untuk mengetahui situasi, perkembangan, dan informasi mengenai berbagai macam hal.

Media yang dimaksud dalam UU tersebut memiliki definisi yang luas. Disebutkan bahwa :

Mengacu pada definisi tersebut, maka media memiliki sedikitnya dua metode penyampaian utama. Yang pertama adalah media cetak, dan yang kedua adalah media elektronik. Secara harfiah pengertian media cetak bisa diartikan sebagai sebuah media penyampaian informasi yang memiliki manfaat dan terkait dengan kepentingan rakyat banyak, yang disampaikan secara tertulis. Sementara itu media elektronik dapat diartikan sebagai media penyampaian informasi yang disampaikan melalui Radio, Televisi (TV), atau pesawat lain berbasis teknologi yang dapat menampilkan kombinasi antara tulisan, suara, atau gambar secara bersamaan.

Akhir-akhir ini, media cetak mulai ditinggalkan, terutama oleh kalangan remaja. Hanya golongan tradisional yang masih menggunakan media ini. Pada perkembangannya, kecepatan informasi yang disampaikan oleh media cetak terhitung lambat. Berbeda halnya dengan media elektronik yang aktual dan lebih mudah dicerna karena mengandung elemen audio maupun visual.

Rendering New Theme...